h1

Tahun Baru 2008 dan lagi-lagi sebuah Resolusi?!

January 6, 2008

new-year-2008.jpgTidak banyak yang saya capai tahun 2007 kemarin. Mengevaluasi hasil pencapaian saya yang begitu-begitu saja hanya bakal membuat saya lebih stress melihat ke belakang. Bagi saya, tahun 2007 adalah tahun yang membosankan bagi saya pribadi. Hampir tidak ada kejadian menarik bagi saya. Bagaimana tidak? Selain belum mendapatkan pekerjaan yang cocok, hidup saya pun kebanyakan saya luangkan untuk hal-hal yang kurang jelas dan cenderung terbuang percuma. seperti halnya bolak balik Bandung-Jakarta untuk mengikuti test pekerjaan dan interview namun hasil yang diraih pun nihil alias nol besar! Walhasil uang tabungan saya pun terkuras habis.

Namun tidak sepenuhnya kehidupan saya di tahun 2007 selalu gloomy. setidaknya saya menemukan hal-hal baru yang belum saya temui di tahun-tahun sebelumnya. seperti memulai kebiasaan membaca dan menonton film demi sebuah pencerahan bagi otak saya yang pas-pasan ini. bertemu kawan-kawan baru dan komunitas baru pun membuat networking saya semakin luas meskipun tidak dipungkiri komunitas baru tersebut juga rata-rata diisi oleh orang-orang yang bernasib sama seperti saya.Hehehe…

Urusan cinta dapat dikatakan nihil juga. Setelah mengalami kegagalan bertubi-tubi, tahun 2007 saya memutuskan untuk tidak memprioritaskan hal ini. bagi saya urusan yang satu ini well…it’s not a big deal. Why? Yah begitulah… Kurang interested saja. Jadi untuk apa dielaborate lebih lanjut?

Namun setelah pergantian tahun 2007 ke 2008 kemarin rasa-rasanya ada sebuah momentum baru untuk menginovasi diri saya menjadi individu yang lebih baik. salah satunya cara adalah dengan mencanangkan resolusi baru untuk tahun yang baru. Sebuah resolusi. sudah sangat umum diketahui bahwa orang memulai tahun baru dengan resolusi baru sama seperti alasan diatas.

Dahulu, saya tidak pernah mencanangkan resolusi apa pun setiap pergantian tahun karena saya percaya setiap hari kita bangun pagi merupakan sebuah resolusi baru supaya lebih baik dari hari kemarin. Entah kenapa tahun ini terasa berbeda. rasanya tidak ada salahnya mencanangkan sebuah resolusi bagi saya.Salah satunya adalah memulai hidup sehat seperti dulu lagi.

Saya ingat, hidup saya di tahun 2007 adalah masa-masa destruktif bagi tubuh saya. bayangkan, saya sudah sangat jarang sekali berolahraga. Makanan pun tidak pernah saya perhatikan karena mungkin merasa masih muda. Merokok jangan ditanya lagi. Minuman yah asal yang menghilangkan haus saja. Tidur selalu larut malam. Bangun selalu siang.kurang apa lagi?

Tahun 2008 saya berusaha untuk berubah. Mulai dari mengurangi rokok hingga berhenti total, berhenti minum-minuman beralkohol, mengkonsumsi makanan dan sayur-sayuran antioksidan, tidur teratur, dan yang paling penting mulai aktif berolah raga.

Bagi saya, kesehatan adalah investasi jangka panjang. Memulainya pun tidak perlu memerlukan pertimbangan finansial yang rumit dan mahal. hanya bermodalkan determinasi dan konsistensi dalam menjalankannya. hasilnya bisa dinikmati di hari tua. lihat saja generasi-generasi sebelum kita dapat hidup hingga umur rata-rata 90 tahun secara sederhana dan tidak perlu biaya besar. Padahal tantangan kesehatan dan bahaya penyakit yang mereka hadapi pun mungkin relatif sama besarnya seperti generasi sekarang. Bahkan mereka cenderung kesulitan menghadapinya karena tidak memiliki fasilitas dan teknologi seperti yang kita nikmati saat ini.

Kebutuhan akan kesehatan adalah sebuah keharusan. Pencapaiannya pun harus berasal dari kesadaran diri sendiri. sebuah self-conscience. Tantangannya adalah bagaimana kita bisa hidup sederhana dan fungsional tanpa melulu menuruti kerakusan kita.

Susah memang. Tapi it’s challenging and worth-trying koq. Wish me luck!🙂

6 comments

  1. betul, intinya pengendalian diri hehehehe🙂


  2. Bro!Tampaknya resolusi tahun ini harus diawali dengan Flu berat akibat daya tahan tubuh saya yg kurang fit. Faktor cuaca bandung yg ekstrim membuat tubuh saya semakin lemah.arghhhh!!!!


  3. Tetap semangattttt Fin, smoga resolusi 2008 semuanya tercapai…


  4. ayo semangaaaatttt!!! nanti kalo udah sukses, perjuangan lo bolakbalik interview (yang kata lo percuma) bisa lo ingetinget sambil senyamsenyum (itu trik gw kalo lagi mengalami kesusahan hehehe)


  5. Ogin?


  6. Ogin? Seorang Viking-kah? Seperti nama kawan Viking lama saya, Ogin Baltazar-asli Swedia.



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: