h1

Kuro-Hana; Death Note

September 6, 2007

death-note-picture.jpgSalah satu hobi yang sudah jarang saya tekuni adalah menonton kartun asal Jepang atau lebih dikenal dengan Anime. Saya masih ingat ketika booming anime sekitar tahun 1990an, hampir semua televisi menayangkan anime-anime yang bergenre fantasi polos. Mulai dari pelopor-pelopor anime di TV lokal yaitu Doraemon, Sailor Moon atau Dragon Ball selalu saya ikuti setiap serinya. Sekarang, variasi anime sudah sangat banyak mulai dari Rurouni Kensheen, One Piece atau Naruto. Namun sayang, mindset para produser TV lokal masih menganggap bahwa film kartun apa pun bentuknya adalah produk yang dikhususkan bagi anak-anak kecil sehingga harus dikontrol penyiarannya.

Sebenarnya pola pikir seperti ini tidak salah sama sekali. Memang betul banyak anime yang mengvisualisasikan adegan sadis bahkan pornografi (walaupun mereka mengemasnya dengan sisi artistik yang memukau). Tetapi terlepas dari kenyataan itu, tidak sedikit juga anime yang memiliki alur dan substansi cerita yang “out of ordinary”. Imanjinasi-imajinasi yang simple dapat dibuat luar biasa jika dikemas oleh orang (dan otak) yang benar. Salah satunya adalah anime yang berjudul Death Note yang diciptakan oleh Tsugumi Ohba sekitar tahun 2003 di Jepang. Saya pertama kali mengikuti anime ini ketika berada di Australia atas rekomendasi dari seorang teman (Thank’s to Weka).

Ceritanya diawali dengan seorang anak SMU berprestasi di Jepang bernama Yagami Light yang sudah muak melihat busuknya dunia ini akibat manusia-manusia dengan aksi-aksi kejahatannya. Di dalam kebosanannya, dia mendapati sebuah “kekuatan” yang diperolehnya dari Shinigami (dewa kematian) bernama Ryuk yang memungkinkan dia membunuh orang-orang yang dia anggap jahat. Uniknya, senjata yang dia pakai untuk membunuh bukanlah semacam high-tech Weapon of Mass Destruction, melainkan hanya sebuah notebook bernama Death Note. Buku tulis ini sebelumnya dimiliki oleh Ryuk yang sengaja dia jatuhkan dari alam kematian.

Buku ini memiliki beberapa ground rules seperti: orang yang namanya dicatat di buku ini akan mati dalam waktu 40 detik. Syarat utamanya adalah si pemegang buku harus hafal nama lengkap dan wajah si korban yang akan dia bunuh. Jadi orang yang kebetulan memiliki nama yang sama tidak akan mati. Begitu pula jika si pembunuh salah mengeja nama korban. Si pemilik buku pun bisa mengontrol waktu dan cara kematian bila dia menuliskan detailnya. Efeknya akan muncul setelah 6 menit 40 detik. Bila tidak, kematian hanya akan terjadi melalui gagal jantung biasa. Halaman-halaman dalam buku ini tidak akan habis dan orang yang menggunakan buku ini tidak akan masuk surga maupun neraka. Di luar itu, ada pula sebuah kesepakatan yang hanya bisa terjadi antara si pemilik buku dengan Shinigami-nya. Artinya, orang yang melakukan kesepakatan ini dapat memiliki kekuatan “Shinigami eyes” yang memungkinkan dia dapat melihat life-span dan nama seseorang hanya dengan melihat wajahnya saja. Sebagai konsekuensi bagi orang yang melaksanakan kesepekatan ini, umurnya akan dikurangi setengah dari seluruh hidupnya.

Yagami Light mencoba untuk memverifikasi kekuatan dari Death Note ini-tanpa kesepakatan Shinigami eyes-dan akhirnya terbukti setelah dia membunuh dua penjahat hanya dengan menuliskan nama dan menghafalkan wajahnya. Meskipun sempat mengalami moral dillema, Light akhirnya mengakui kekuatan Death Note dan bertemu Ryuk untuk pertama kalinya. Dia menggunakan catatan ini untuk menghukum para penjahat di luar sana dan memberikan keadilan mutlak. Tujuannya untuk menciptakan sebuah dunia yang ideal, sebuah tata dunia baru yang bersih dari kriminalitas dan menjadikan dia sebagai tuhannya. Caranya dengan meng-hack database profil-profil kriminal dan mafia dari kepolisian melalui internet. Karena dia tidak memiliki Shinigami eyes jadi yang dia perlukan hanya foto wajah dan nama lengkap seseorang yang akan dia bunuh. Pembunuhan massal pun terjadi di seluruh dunia dengan target para pelaku kejahatan-apa pun bentuk dan skalanya. Publik hanya mengenal pelaku pembunuhan dengan nickname “Kira” (Yang berarti pembunuh atau Killer dalam ucapan Jepang). Sementara identitas aslinya tidak ada yang tahu.

Pembunuhan misterius berskala besar ini mendapat perhatian serius dari Interpol. Mereka sepakat untuk meminta bantuan detektif misterius berkode “L” yang terkenal dapat memecahkan pembunuhan misterius serumit apa pun. L kemudian mempelajari kasus ini dan menduga Kira berlokasi di Jepang dan dapat membunuh tanpa perlu menyentuh korbannya. Kenyataan seperti itu membuat Light sadar bahwa L adalah musuh terkuatnya. Celakanya, karena Light tidak memiliki kemampuan Shinigami eyes, Light harus memperoleh nama lengkap “L” yang tidak diketahui oleh siapa pun. Permainan (baca: perang) psikologis cat and mouse pun dimulai.

Untuk menonton anime ini membutuhkan konsentrasi yang cukup untuk mengerti alur serta plot-plotnya secara detail. Selain efek suara dan gambar yang menakjubkan, Death Note memberikan cerita yang miskin aksi tapi kaya akan perbincangan antar karakternya. Intrik-intrik psikologis ditambah sedikit intervensi supranatural menuntut penonton untuk menebak-nebak akhir cerita ini. Anime ini sangat cocok bagi mereka yang menyukai cerita detektif dan teka-teki yang menuntut otak bekerja ekstra keras.

Anime Death Note terdiri dari 37 episode. Jumlah episode yang pas untuk dinikmati secara komprehensif. Tidak terlalu pendek tapi juga tidak terlalu panjang sehingga membuat penonton kebosanan. Anime ini pun sudah mulai ditayangkan di Eropa, Amerika Utara bahkan Kanada. Semoga Indonesia tidak lama lagi juga akan menayangkannya. Tanpa dubbing tentunya. Hehehe…

Nah, jika anda memiliki Death Note, nama-nama siapa saja yang kira-kira akan anda catat? Pejabat dan aparat korup? Kroni-kroni Soeharto? Pembobol BLBI? Teroris? Mafia? Penjahat-penjahat kelas menengah ke bawah? Artis ga penting? Atau bahkan Aktivis ekstrim? Rasa-rasanya it’s too good to be true yah?

3 comments

  1. DEATHNOTE!!! GUE PENGEN NONTOOOOOON!!!! GUE SUKA COSPLAY2NYA KEREN PISAAAAAN!!! eh loe mondok mertua indah kah? haduh… ngga boleh ituh! kalo bapak gue loe uda dilempar keluar. hehe.. kumaha damang? udah dapet pacar lagi? yg BENER SEKARANG GITU!


  2. Alhamdulillah sae neng!gimana kabar ente di Perth?
    Mertua indah dari hongkong. Yah di rumah gw sih ada ade ipar gw tinggal di rumah gw. Tau deh rasanya tinggal di bumi mertua indah.Hehe…
    Mumpung lu lagi di oz, lu bisa donlod Death Note langsung dari http://www.baka-updates.com. gw sih dulu ngopy dari temen gw.
    pacar? wadoehhh…pengen sih tp ga mau komitmen dulu.hehe…


  3. death note keren banget!! ceritanya bagus tapi tamatnya yang bikin penasaran



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: