Banyak orang yang berusaha untuk mendefinisikan arti Hidup. Mulai dari seorang Filsuf zaman yunani kuno, Sastrawan, Politikus, Teknokrat hingga Ilmuwan dengan berbagai macam dalilnya. Tidak sedikit definisi yang mereka kembangkan menginspirasi manusia-manusia sesudahnya dan berjalan sesuai dengan jalur yang mereka kultuskan-atau setidaknya yang mereka percayai. Bahkan tidak sedikit manusia yang terbunuh percuma karena mempertahankan kepercayaannya.
Tapi apa arti hidup dan kehidupan bagi saya pribadi? Sarjana S2 HI koq ngebahas arti hidup? Hehehe…
Sebenarnya tidak ada suatu insan pun yang dapat memonopoli divinitas kehidupan. Banyak karya atau bacaan-bacaan inspirasional yang dapat membentuk suatu arti kehidupan bagi saya sendiri. Saya menemukan bahwa tidak ada segregasi antara hidup dan kehidupan. keduanya link together. Mungkin yang dapat saya lakukan adalah menarik benang merah dari semua input yang saya dapat baik dari bacaan, film atau aktivitas sosial dengan orang lain.
Lalu apakah definisi yang akan saya kemukakan tidak orisinil alias artificial karena menyontek karya-karya sebelumnya? Belum tentu! saya percaya sesuatu karya apa pun tidak akan pernah orisinil meskipun mereka mengaku bahwa karyanya telah dipatenkan di UNESCO atau Badan Paten Internasional (kalaupun ada). Hidup dan Kehidupan itulah yang menurut saya memberikan inspirasi bagi sebuah karya sejati. Manusia diberi akal untuk memilih dan mendesain karyanya dengan hidup sebagai fundamental pemikirannya. Seorisinil-orisinilnya Star Wars, George Lucas tidak mungkin mendapatkannya hanya dengan bangun di pagi hari dan semua karakter-karakter dan cerita Star Wars telah diciptakan saat itu juga di otaknya.
Anyway…
Seorang teman pernah mengatakan bahwa inti kehidupan adalah mencari kebahagian baik itu materi maupun imateri. Meskipun saya tidak menampik bahwa realitas hidup adalah salah satunya itu sehingga teman saya itu sangat berobsesi untuk mencari kesuksesan duniawi and I admit he’s capable in doing so. Jenius dan mungkin the only one yang mengatakan bahwa Computer Science adalah hal termudah yang pernah dia pelajari. Dude!
Tetapi kemudian saya berpikir kontradiktif. Bagi saya hidup itu justru untuk mencari penderitaan. Penderitaan agar manusia bisa belajar dari kesalahannya. Kehidupan itu adalah sebuah proses Pembelajaran agar manusia bisa me-manusiakan manusia yang lain (where did i take that kind of phrase?hmm). Anyway, yang saya maksud adalah Hidup ini sepenuhnya adalah konsekuensi manusia sebagai mahkluk yang memiliki akal dan memiliki pilihan.
Tidak salah bagi Allah SWT memiliki kebijakan untuk menurunkan nabi Adam AS ke bumi ,yang kemudian diprotes oleh para Malaikat, adalah karena manusia memiliki akal yang tidak dimiliki oleh para Malaikat itu. Akal yang dimaksudkan di sini adalah bahwa manusia diuji intelektualitasnya sehingga memiliki banyak pilihan supaya bisa survive dari penderitaan. Dari pilihannya untuk survival itulah kemudian lahir peradaban manusia yang pertama dan kemudian berkembang pesat hingga saat ini. Kehidupan inilah yang merupakan proses regenerasi.
Sudah banyak blog dan buku yang saya selancar (surf?!) yang berusaha untuk mendefinisikan arti hidup. Tidak ada yang benar dan tidak ada yang salah dari semua yang mereka katakan yang jelas semuanya itu adalah inspirasi yang berarti bagi jalur kehidupan saya. Yang saya bisa sikapi adalah dengan mengkaji dan memahami “jalur” yang mereka percayai dan semoga dengan ini saya tidak perlu mengkultuskan seseorang atau sesuatu secara berlebihan.
Yang jelas hidup ini adalah sebuah proses pengkajian hikmah dari sebuah penderitaan dan selamanya seperti itu hingga kita mati. Saya percaya ketika kita sedang berbahagia, kita tidak akan pernah belajar mengenai kehidupan kita. Kebahagiaan=Lupa. Justru penderitaan itulah yang membuat kita sadar akan beharganya hidup ini asalkan kita mau belajar dan bersabar. Karena dari belajar itu kita memiliki banyak pilihan (akal). Karena akal itulah warisan terbesar nenek moyang kita yang tidak dimiliki oleh makhluk lain.
Udah ah mau keluar dulu hujan-hujanan kayak waktu kecil dulu!
Yipeeee!!!





