h1

Kartun Benny and Mice

October 30, 2007

Beberapa ritual yang selalu saya lakukan setelah bangun siang-bukan bangun pagi-setiap hari adalah menikmati sarapan, minum teh, merokok dan membaca koran Kompas. Namun ada yang selalu saya nanti-nantikan ketika masuk hari minggu pada ritual terakhir. Saya selalu melewati kolom Headlines dan berita-berita lain dan langsung membuka halaman terakhir Kompas. Yup! Membaca komik strip Benny and Mice adalah ritual yang selalu saya lakukan di hari minggu. Komik yang hanya terdiri dari beberapa kolom (terkadang tidak lebih dari 5 kolom) dengan cerita yang kocak, nakal, nyeleneh dan hillarious selalu membuat saya tertawa-tawa di hari minggu yang cerah.

Gambarnya diilustrasikan secara simple namun tidak menganulir detail-detail yg penting. Mulai dari detail-detail yg ‘mikroskopik’ seperti merk rokok, plat nomer bajaj atau pun gap antara gigi digambar secara simple namun jelas. Dan yang paling penting adalah gambaran ekspresi wajah karakter-karakternya yang dapat menjelaskan perasaan manusia sesungguhnya karena tidak sedikit komikus terkadang sulit untuk menggambarkan ekspresi manusia sehingga pesan yang ingin disampaikan menjadi ‘misleading’.

Adalah karya agung dua kartunis muda yaitu Benny Rachmadi (Benny) dan Muhammad Misrad (Mice). Sejak penerbitan pertamanya di tahun 2003, kartun Benny and Mice telah mendapat tempat di hati pembacanya. Tidak sedikit publik yang mengagumi kedua tokoh ini. Mungkin alasan mereka menyukai kartun ini sesederhana dengan tema-tema yg diusung oleh kedua kartunis tersebut.

Ceritanya mengenai dua lelaki berumur sekitar 30an yang mencoba bertahan hidup di kota Jakarta bersama hingar-bingarnya. Benny dan Mice (mi ce atau mais?) adalah dua sahabat yang termarjinalkan secara struktural di Jakarta. Namun kondisi tersebut tidak menyurutkan mereka untuk tetap menerima hidup ini apa adanya. Meskipun kelihatannya ndeso dan kampungan, keduanya tetap kompak dan berusaha sebaik mungkin untuk tetap eksis di lingkungan sosial kota Jakarta.

Kekuatan utama dari komik ini adalah nilai kejujuran dan objektifitas yang diilustrasikan di setiap ceritanya. Benny dan Mice adalah representasi dari jutaan rakyat yang terjebak dalam kemiskinan kota besar seperti Jakarta. Keduanya selalu ingin mengejar “kecepatan” kota Jakarta dengan kondisi seadanya dan bahkan tidak memungkinkan. Akhirnya, ide-ide jahil pun muncul sebagai manifestasi atas kondisi tersebut. Sebagai contoh, ketika celana boxer sedang trend, Mice tergoda untuk mengikutinya. Namun sayang, Mice yg selalu ingin selangkah lebih maju akhirnya hanya mengenakan celana boxer saja ketika berjalan di mal, tanpa baju dan celana panjang. Kocaknya dia mengenakan sarung tinju layaknya boxer betulan sambil bertanya pada Benny “Gimana Ben? Kesan Boxer-nya udah dapet belum? Ngetrend gak?.”

Dua tokoh Benny and Mice sebenarnya dapat dikatakan sebagai dua karakter yang menyatu. Sekilas memang tidak ada perbedaan karakter antar keduanya. Ndeso, jahil, kampungan dan konyol. Namun jika diperhatikan, tokoh Benny memiliki sifat lebih tegas, sedikit berotak tetapi sok tahu. Karakter Mice lebih bijak tetapi sama juga otaknya dangkal, sangat naif dan lugu. Uniknya, di kolom awal kartun ini, Benny dan Mice selalu digambarkan dengan setting dan kostum yang berbeda-beda di setiap episodenya. Hanya saja saya heran kenapa keduanya selalu jalan bersama di setiap kesempatan? Jangan-jangan Benny dan Mice adalah pasangan homo? Hehehe…

Objektivitas cerita pun menjadi salah satu kelebihan kartun ini. Dalam ilustrasinya, kartun ini memang mengetengahkan isu-isu realisme sosial dan politik. Namun, tidak seperti kartun-kartun lainnya yang selalu terkesan menggurui, kartun Benny and Mice tampil apa adanya. Malah ada beberapa kebiasaan buruk masyarakat miskin dikritik oleh kartun ini. Contohnya, anak jalanan yang menyalahgunakan rejeki pemberian orang untuk menghisap lem Aibon malah harus merasakan hidungnya lengket karena diberi lem kayu oleh Benny dan Mice.

benny-mice.jpg

Kartun Benny and Mice adalah suatu kritik sosial yang relevan dengan perkembangan zaman saat ini. Mereka selalu tampil jujur, apa adanya dan memiliki pesan moral yang jelas bagi pembacanya tanpa berusaha tampil paling mulia, paling tahu segalanya dan paling suci. Menurut saya, mereka inilah pejuang rakyat jelata yang sesungguhnya. Salut bagi pencipta kartun Benny and Mice!

Ini adalah beberapa episode favorit saya:

benny-n-mice-kasir.jpg

 

flashdisk.jpg

 

swgl.jpg

 

benny-n-mice-bola-politik.jpg

P.S. Terima kasih bagi Eriq (siapa pun dia semoga amalnya dibalas oleh Allah SWT) yang telah menyediakan komik-komik ini di website pribadinya :)

 

15 comments

  1. Hmmm gw juga suka tuch baca kocak abiss. Di Jakarta yang udah berat, butuh sesuatu yang ringan, segar, tapi tetap penuh makna


  2. KESEMPATAN LANGKA !!!
    Booksigning (alias tandatangin buku)

    Sering baca “Kartun Benny & Mice” di KOMPAS setiap Minggu ?

    Atau sudah punya buku “Kartun benny & Mice: jakarta Luar Dalem” ?

    Penasaran seperti apa sebenarnya tampang Benny & Mice ?

    PENGEN DAPET TANDA TANGAN BENNY & MICE ?

    Ketemu aja langsung dengan Benny & Mice di Indonesia Book Fair (IBF)
    2007, di JCC, Stand Toko Gunung Agung (No.103-105). Hari Kamis, 15
    November 2007, jam 5 sore sampai jam 7 malam.

    Kalau sudah punya buku-buku mereka langsung aja dibawa pas acara atau
    beli di situ (kalau belum punya). Dateng yaaaa !

    Terimakasih
    Nalar


  3. Sayang sekali acaranya diadain di Jakarta.coba kalo di bandung.ijk pengen banget ngeliat Benny and Mice in flesh.hehehe…


  4. Kamis kemarin saya ke Indonesia Book Fair. Akhirnya ketemu juga sama Mas Benny dan Mice. plus tanda tangannya di Jakarta Luar Dalam saya.

    benar2 kesempatan yang langka, hehe.


  5. Tak pernah terlewatkan setiap edisinya…


  6. Nah ini kesempatan lagi ketemu Benny & Mice :)

    Booksigning Benny & Mice di TM Bookstore, Depok Town Square. Hari Minggu 9 Desember 2007, jam 4 sore. Bawa buku kalau sudah punya, kalau belum bisa beli di sana. Yang mau poto-poto dengan Benny & Mice inilah kesempatannya merekam tampang mereka. OK OK ditunggu kehadirannya.


  7. Lagi-lagi ga jauh2 dari jakarta. Bandung dong Bandung! Pembaca Benny and Mice kan ga cuman di jabodetabek.Hehehe…


  8. Mais? Hmm. SOunds weird. Mi-ce. Titik.


  9. Aku suka bgt sama komik B&M.. lucu, kreatif… semoga ke depannya bs semakin sukses!!


  10. sumpeh….lucu bgtz!!!!


  11. yg paling lucu dan coock kekinian kayaknya yg lagi kampanye ituh yah .. he he he hidup bayern munchen


  12. kartun benny & mice memang mantab!!!!!!

    kapan gw bisa kaya mereka???

    btw, salam kenal


  13. iyaaa lucuu..dan yang dimunculin…


  14. Mari dukung kartunis Indonesia.

    Btw kapan ya muncul film benny dan mice


  15. Mas Arfin, mohon maaf ya, numpang promosi :)

    Kartun Benny & Mice terbaru segera terbit pada pertengahan bulan September. Judulnya “Jakarta Atas Bawah”.

    Informasi mengenai buku ini dan bila ingin memesan segera kunjungi http://www.nalar.co.id langsung ke website penerbit & distributornya.



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: